Paling Laku

Kamis, 21 April 2011

Sa Su Tau Kawan...


Tadi malam saya mendapatkan sebuah pelajaran yang sangat berharga lagi dari seorang kawan tentang kekuatan pikiran. Selepas shalat isya, saya beserta istri berkunjung kerumah kawan tersebut yang kebetulan letaknya hanya sekitar 50 meter dari kediaman kami. Selain untuk silaturrahmi, juga ada sebuah keperluan lain yang tentunya tidak penting untuk  saya ceritakan, karena memang sangat tidak penting J.
Setelah ngobrol sana sini, entah bagaimana awalnya teman saya ini bercerita tentang pengalamannya diterima menjadi karyawan dari salah satu maspakai terbesar di negri ini. Mmmmm btw, berhubung kawan ini  bercerita dengan  menggunakan logat Papua, sepertinya juga lebih asik  dan mengena jika tulisan ini dibumbui dengan logat Papua J. Setuju..???  Setuju tidak setuju… EPEN KAH..??  Hahahahahahaaaaaaayyyyyy.
Sa lanjut lagiE… (Sa itu adalah saya dalam istilah Papua yang disingkat, sedangkan “E” sengaja saya perbesar, karena itu  merupakan penambahan istilah saja). Eh tunggu dulu, sebelum sa lanjut sa lupa nama sa pu kawan ini Nono, itu juga sengaja sa kasi palsu sedikit  supaya tra terlalu kentara.
Sa pu kawan satu ini dia cerita waktu dia ikut tes di Jakarta. “Kawan, ko tau. Baru tes pertama saja sebenarnya sa su jatuh. Bemana tida’, kita ada tes tinggi badan minimal 165 cm untuk laki-laki. Ko liat sandiri toh, sa pu tinggi cuma 155”, kawan saya ini mulai da pu cerita. “ Begitu sa masuk ruangan, ada satu orang laki-laki tinggi – kayaknya dia juga boss disitu –, langsung dia kasi tunjuk ke tiang. Di tiang ada garis untuk batas tinggi badan. Sa su menger kawan, kalo sa tra lolos , jadi sa langsung datangi itu boss trus bilang, “OK bapak, saya keluar karena tinggi badan saya tidak mencukupi, tapi sebelumnya saya mau salaman dulu dengan bapak, karena tidak enak  sudah jauh-jauh datang kesini tapi biar salaman dengan bapak juga tidak”. Eh, ko tau kawan - teman ini lanjut lagi -, tiba tu laki-laki dia suruh saya duduk dulu. Boss itu bilang, “ Duduk saja dulu, toh masih lama juga, kita cerita-cerita saja dulu”.
“ Kalau boleh tau, kenapa kamu tes dibagian ini ?”, boss itu mulai bertanya. Nono langsung jawab, “ Bapak, sebenarnya kalo ikut tes disini saya tidak ada uang untuk biaya sekolah, cuma karna saya dikasi biaya sekolah sama pemerintah makanya saya mau”.  Itu boss langsung dia heran,” Betul begitu ? Kamu bisa buktikan.??.” Nono dengan pedenya bilang, “ Iya bapak, saya bisa kasi bukti. Kasi saya waktu 30 menit untuk telpon kesana, kalo perlu saya menelpon didepan bapak”. Trus Nono telpon da pu bapak untuk urus dia pu surat-surat. Nah, saya langsung potong Nono pu cerita, “ Eh kawan, ko betul-betul ada surat-surat kah..??”. Nono ketawa besar trus bilang, “ Sa lanjut cerita sajaE….”
OK lanjut. “ Pas sudah telpon sa pu pace, sa bilang sama itu boss. Bapak, sepertinya orang yang ada urus disana lagi sibuk  karna ada pemeriksaan. Jadi saya minta waktu 1 hari untuk kirim berkas-berkas. Besok pagi semuanya sudah ada, jadi kalau bisa saya minta nomor fax disini biar nanti dikirim lewat fax saja”. Boss itu trus bilang “ Oh tidak usah, kamu tidak perlu kirim berkas-berkas kamu. Kamu boleh keluar dan ingat, jangan sampai handphone kamu tidak aktif karena kalau itu terjadi kami tidak bertanggungjawab”. Nono langsung bilang ke saya, “ Eh kawan, ko tau sa langsung senang  karna sa su tebak kalo sa pasti lolos”. Saya potong lagi dia pu cerita karna masi penasaran, “ Ko pu berkas betul-betul ada kah.??”. Dia ketawa lagi, “ Kawan, ko tau, waktu sa salaman trus itu boss da ada suruh saya duduk cerita-cerita, sa su tau kalo sa pasti lolos karna sa su dapat dia pu slak “. (Slak maksudnya sela). Trus Nono lanjut lagi,” Apalagi sa sempat dengar dia bilang sama dia pu anak buah, INI DITAHAN DULU”.
Begitu sa keluar ruangan tes, sa langsung bilang sama sa pu kawan yang juga dia ada ikut tes kalo sa pasti lolos. Semua peserta yang ikut tes puluhan orang langsung liat saya. Sa cuek saja, sa langsung telpon sa pu pace bilang kalo minggu depan sa su kerja trus ditempatkan di sana, padahal belum ada keputusan. Hahahahahahaahha… Nono ketawa ngakak. Besoknya, kita datang lagi karena su dapat telpon kalo lulus untuk tes awal. Dari puluhan peserta tes, yang lolos tes selanjutnya tinggal 50 orang. Dan nantinya untuk wilayah Papua hanya diterima 6 orang, padahal masih ada 10 orang dari Papua. Tapi pas lagi rame-ramenya,  waktu istirahat di kantin, sa pu hape bunyi. Trus sa bilang deng suara keras, “ Eh, kenapa ada telpon masuk ini baru da  pu kode 021, jangan sampe ini dari boss kemarin mo bilang kalo sa su lulus”. Dengan pedenya sa angkat telpon, sambil sa kasi goyang-goyang kepala. “ Ok Pak, terima kasih banyak, besok saya pasti datang ”. Semua orang diruang langsung liat saya sambil baku sikut-sikut. Ternyata saya orang ke 3 yang ditelpon dan siang itu su ada 6 orang yang ditelpon. Nono, katanya langsung bilang lagi, “ Eh kawan, kenapa cuma kita 6 orang saja yang ditelpon jangan sampe yang tidak ditelpon itu tra lolos”. Peserta yang lain langsung baku liat-liat lagi. Trus Nono bicara lagi dengan pedenya, “ Kawan, sa su bilang dari hari pertama toh kalo sa pasti lolos, ditrima disni”. Teman Nono yang sama-sama lolos yang juga dari Papua kasi salam dia, “ Kawan, ko pu kata-kata sakti jugaE…”.
Singkat cerita, sampai sekarang Nono sudah bekerja diperusahaan itu kurang lebih 6 tahun. Bahkan, beberapa maskapai penerbangan – termasuk  maskapai luar negeri – rebutan  untuk menggunakan jasanya dengan tawaran penghasilan yang lebih tinggi. Sebelum saya pamit, dia sempat berkata, “ Wan, kita bisa tra punya uang untuk dapat apa yang kita mau, tapi kita masih punya otak untuk ambil apa yang kita mau”.
Bagi saya, kawan yang satu ini adalah sosok yang istimewa. Memiliki kepercayaan diri yang tinggi  tetapi berkualitas – karena banyak juga orang yang percaya diri tinggi tapi tanpa kualitas – ditambah dengan keyakinan yang sangat kuat untuk meraih cita-cita atau keinginannya.
Dalam perjalanan pulang saya berkata dalam hati:  Wan, ko pu badan bole kecil, tapi ko pu niat deng ko pu kekuatan untuk mencapai sesuatu, sangat besar. Dan  mungkin itulah yang di sebut Kekuatan Pikiran oleh banyak orang. Tapi masih ada satu pertanyaan yang bikin saya penasaran, Kawan. Ko pu istri itu  cantik, tinggi , putih trus dia pu umur lebih muda 10 tahun dari koe ( Koe : Kamu ). Hmmmm, nanti lah kalo ada waktu sa mo tanya langsung deng koe, apakah itu juga karena ko pu keyakinan alias KEKUATAN PIKIRAN.

DARI SABANG SAMPAI MERAUKE atawa DARI MERAUKE SAMPAI SABANG yah..???

" Dari Sabang Sampai Merauke, berjajar pulau-pulau....dst".. Yah seperti itulah sebait dari lagu Nasional yang sudah kita kenal sejak zaman kita berseragam merah putih beberapa tahun lalu. Hampir disetiap upacara lagu ini sering dikumandangkan.. Betapa luasnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan betapa indahnya negeri yg terkenal sebagai Negara Kepulauan. Bayangkan saja, sampai-sampai ada Kepulauan Seribu.. Itu baru satu kepulauan loh .. :-)

Mmmm, kalo dipikir-pikir kok Dari Sabang-Merauke yah, bukannya daru Merauke dari Sabang.. ????
Tugu Kilometer Nol terletak di Pulau We, sedangkan di  Anim Ha (Kota Merauke) ada tugu Kilometer 5.200. Padahal Matahari kan terbitnya dari Timur ke Barat, berarti dari Merauke ke Sabang.. Kalo dibalik, Sabang ke Merauke berarti Matahari terbit dari Barat ke Timur...???!!
Kok tiba-tiba teringat salah satu tanda-tanda kiamat yah... Hehehehehehehe..

Jawab sendiri sajalah...

Minggu, 10 April 2011

Masalah yang besar atau Tuhan Yang Maha Besar...???

Subhanallah.....

Boleh dikatakan ini adalah awal bulan yang berat, begitu banyak permasalahan yang dihadapi.. Bukan hanya banyak, tetapi beruntun.. Tetapi Alhamdulillah, karena semuanya itu menandakan adanya hidup dan kehidupan...
Teringat beberapa waktu yang lalu, ketika seorang sahabat curhat tentang berbagai permasalahan kehidupan yang sedang dihadapinya, yang  tidak jauh dari seputar masalah internal keluarganya dan finansial. :-)

" Mungkin ini adalah cobaan dari Tuhan yang harus saya hadapi..". Kata sahabat saya itu sambil mengisap dalam rokoknya. Kemudian dia melanjutkan, " Ah, Tuhan... masalah ini terlalu besar dan berat..". Saya pun hanya tersenyum, belum mengatakan apa-apa sejak pertama kali dia bercerita.

Saya jadi berpikir sendiri, apakah sudah tepat jika kita mengatakan bahwa setiap ada permasalahan itu adalah cobaan atau ujian dari Tuhan..???. Pertama, Kalau memang itu adalah sebuah cobaan atau ujian dari Tuhan, berarti Tuhan yang kita maksudkan itu tidak pantas untuk dipertuhankan.. Bukankah Tuhan Maha Tahu tentang hamba-Nya..?? Masa Depan hamba-Nya..? Tuhan juga Maha Tahu apa yang akan terjadi selanjutnya..??  Dan saya pikir, Tuhan pasti Tahu bahwa hamba-Nya mampu menghadapi masalah yang diberikan, seperti yang terdapat dalam Al Qur'an. " Allah tidak akan memberikan permasalahan jika hambaNya tidak mampu menghadapinya".
Nah, artinya bahwa permasalahan itu pasti bisa diselesaikan. Tergantung pada manusianya apakah dia kan cepat menuntaskan dan menyelsaikan atau membiarkannya berlarut-larut. Tetapi yang pasti akan selesai.
Kedua, biasanya permasalahan itu karena perbuatan manusia itu sendiri, baik itu disadari atau tidak, disengaja atau tidak. Makanya, permasalahan hidup itu juga bisa dikatakan sebuah evaluasi. Dan satu hal yang pasti, tujuan dari pemberian dari permasalahan adalah agar kita bisa naik kelas kehidupan. Tergantung diri kita, apakah kita ingin tinggal kelas untuk beberapa waktu dengan menunda penyelesaian permasalahan tersebut, atau segera naik kelas dengan secepatnya pula menyelesaiakannya.

Saat ini pun, ternyata  terjadi bahwa permasalahan hidup akan bertamu dalam kehidupan saya. Dan yakin dan pasti, bahwa begitu permasalahan-permasalahan itu bisa terselesaikan, akan datang lagi "tamu-tamu" yang lain yang lebih besar dan lebih menyulitkan.  Hehehehehehhee... Alhamdulillah untuk hal itu, karena menandakan bahwa saya, kita, kami, kalian dan mereka semua masih HIDUP dalam KEHIDUPAN.

Saya kembali teringat dengan kalimat motivasi yang pernah dilontarkan oleh seorang sahabat saya yang lain... " Wahai masalah, saya mempunyai Tuhan Yang Maha Besar " jauh lebih baik dari pada " Wahai Tuhan, saya punya masalah yang besar".

Menurut Anda yang manakah yang Anda ingin ucapkan..??? Hehehehehehehe



Kamis, 31 Maret 2011

PENGAKUAN


“Laailaha Illallah” adalah susunan kata yang tidak asing lagi bagi segenap orang khususnya kaum muslimin. Sebuah kalimat yang tidaklah sulit diucapkan, bahkan anak yang baru mengenal abjad pun dengan mudah dapat melafadzkannya. Setiap hari, bahkan setiap saat kalimat tersebut dapat kita dengarkan, bergema dari seluruh penjuru dan pelosok dunia.
Namun pernahkah kita merenungkan kembali bahwa dibalik kemasyhuran dan ketenaran tersebut tersimpan makna yang sangat dalam? Ataukah memang kebekuan hati dan kelalaian jiwa ini telah menyulap semua itu yang tak lain hanyalah sebuah untaian yang tak lebih dari kicauan burung?
Tidakah kita menyadari betapa para Utusan Sang Pencipta alam semesta telah mengukir sejarah dengan darah dan keringat mereka untuk menyuarakan kalimat tersebut? Lupakah kita akan runtuhnya peradaban-peradaban raksasa paganis kuno yang menguasai timur dan barat hanya dengan semboyan kalimat tersebut? Dan bukankah dengan kalimat tersebut manusia kembali meraih status mulianya sebagai ciptaan Allah yang paling sempurna yang sebelumnya lebih hina dari binatang?
Tentu pertanyaan-pertanyaan semacam ini tujuannya bukanlah mengharapkan jawaban yang kebenarannya akan dinilai seratus oleh sang guru agama, akan tetapi marilah kita kembali bersama-sama merenung, membuka cakrawala pikiran kita, serta kembali sadar sesuatu yang sangat mendasar dalam kehidupan beragama kita nampaknya telah buram dan kusut bahkan mungkin saja sudah terkikis.
Diantara sekian banyak orang yang mengaku muslim, hanya segolongan kecil saja yang mampu memperlihatkan tanda-tanda keislaman hakiki dalam hidupnya, penyebabnya bisa bermacam-macam, diantaranya: minimnya pendidikan agama, faktor lingkungan yang tidak mendukung, Islam simbolisasi atau Islam keturunan, kurang perduli terhadap agama dan lain sebagainya.
Apapun alasannya, kita tidak bisa menghindar dari kewajiban untuk mengetahui dan memahami agama ini dengar benar sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan para Sahabatnya.
Tapi mungkin saja timbul pertanyaan baru dalam benak kita, adakah ajaran Islam yang tidak sesuai dengan ajaran Rasullah? lalu bagaimana mengetahui Islam yang sebenarnya? Dalam hal ini, semua orang yang menawarkan Islam akan mengakui bahwa islam yang disampaikannya adalah benar, terlepas dari latar belakang semua itu tidak ada salahnya jika kita menggunakan pendekatan logika sederhana. Kalau tukang roti berbeda dengan seorang mekanik mengenai penamaan sebuah onderdil mesin, kira-kira siapa yang lebih benar diantara mereka berdua? Tentu jawaban orang sehat mengatakan yang benar adalah sang Mekanik.
Pendekatan diatas tidak terlalu jauh berbeda dengan selektifitas ajaran Islam yang benar. Tentu orang yang menyampaikan ajaran Islam yang benar memiliki beberapa karakter antara lain:
Perkataannya selalu merujuk pada asal ajaran Islam (al-Quran dan Sunnah Sahihah).
Perbuatannya tidak menyelisihi perkataannya.
Akhlaknya selalu mencerminkan nilai-nilai ajaran Islam.
Tidak mengatakan sesuatu diluar pengetahuannya.
Mengajak kepada Islam semata-mata atas dorongan tanggung jawab dan keikhlasan.
Sudah merupakan kaidah umum, dimana apabila kita ingin mendirikan sebuah bangunan yang kokoh maka pertama-tama yang harus dipermantap adalah pondasi bangunan tersebut. Bertolak dari kaidah ini maka kita memahami Islam sebagai tonggak hidup haruslah berawal dari asasnya yang sering kita dengar dengan sebutan “Akidah”.
Adapun rangka dari Akidah sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah hadits-Nya. Yang artinya:
“Islam dibangun diatas lima asas: Mengikrarkan bahwa tiada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah, dan Muhammad adalah Rasul Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan serta naik haji bila mampu”.
Salah satu point utama yang disebutkan dalam hadits ini, berikrar dengan mengucapkan Dua kalimat syahadat “Laialaha Illallah Muhammadarrasulullah”, namun karena kedua kalimat syahadat ini masing-masing mempunyai konsekuwensi dan pembahasan tersendiri, maka tak ada salahnya bila dalam kesempatan ini kita mencoba mengupas makna serta kan dungan dari kalimat pertama ”Lailaha Illallah” dengan memohon taufik Allah Azza Wajalla.

Pengertian “Laailaha Illallah”
Telah kita singgung sebelumnya mengenai makna “Lailaha Illallah” bahwa tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah Ta`ala. Namun demikian, dalam memaknai kalimat Lailaha Illallah ternyata tidak sedikit orang yang keliru dan kurang jeli sehingga melahirkan pengertian yang kurang pas. Diantaranya dengan mengatakan “Tiada tuhan kecuali Allah”. Tentu pengertian ini tidak berbeda dengan ”Allah itu adalah Tuhan dan Tuhan itu adalah Allah”. Secara sepintas memang diagnosa penyakitnya tidak jelas, tapi coba kita kembali menyimak firman Allah Azza Wajalla dalam Surat Yusuf yang artinya: “Wahai kedua penghuni penjara! Manakah yang lebih baik tuhan-tuhan yang bermacam-macam ataukah Allah Yang Esa lagi Maha Perkasa?” Surah al-Kahfi: “Mereka itu kaum kami yang telah menjadikan tuhan-tuhan (untuk disembah) selain Dia (Allah Ta`ala)”. Dan ayat-ayat serupa yang menjelaskan tentang adanya tuhan-tuhan yang dijadikan sesembahan selain Allah didunia ini. Dari Ayat-ayat tersebut dijelaskan tentang keberadaan tuhan-tuhan yang di sembah didunia, baik itu berupa benda hidup ataupun benda mati. Sebagai seorang muslim sejati yang yakin terhadap keesaan Allah Ta`ala tentu menolak mentah-mentah kalau tuhan-tuhan yang banyak tersebut tak lain adalah Allah Ta`alah Yang kita sembah –maha suci Allah dari semua itu.

Rukun “Lailaha Illallah”
Memang, kalimat “Lailaha Illallah” mempunyai dua rukun; menafikan dan menetapakan. Namun, menafikan disini bukan menafikan keberadaan tuhan-tuhan tersebut akan tetapi menafikan hak sesembahan terhadap mereka, akan tetapi yang pantas dan berhak disembah semata-mata hanya Allah Subhanahu Wata`ala, sebagaimana yang dipertegas dalam rukun menetapkan (menetapkan hak sesembahan hanya kepada Allah Ta`ala) Wallahu Ta`ala A`lam.
Dalam hal keyakinan sedikitpun kita tidak boleh salah langkah sehingga sengaja atau tidak telah membuka celah bagi musuh-musuh Islam untuk menebarkan syubhat-syubhat mereka.

Syarat-syarat “Lailaha Illallah”
Ketika salah seorang ulama ditanya: “Bukankah kalimat “Lailaha Illallah” adalah kunci surga?” Sang Alim menjawab: Betul sekali, akan tetapi yang namanya kunci tentu memiliki gigi (mata kunci), jika engkau membuka pintu dengan kunci yang bergigi lengkap niscaya pintunya akan terbuka, begitupun sebaliknya.
Ketika Hasan al-Bashri ditanya mengenai sebuah Hadits yang artinya: “barang siapa yang mengucapkan Lailaha Illallah masuk surga” , Beliau berkata: “Siapa mengucapkannya dengan melaksanakan segala tuntutannya maka dia masuk surga.”

Inginkah Kita Masuk Surga ???
Jangankan masuk Surga yang kenikmatan dan keindahannya tiada banding, tidak pernah disaksikan oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, bahkan tidak terlintas dalam khayalan manusia. Masuk atau bergabung dalam sebuah instansi saja tidak langsung masuk begitu saja, akan tetapi terlebih dahulu melalui beberapa tahap, bahkan harus dengan memenuhi setumpuk persyaratan.
Namun sekali lagi Allah Ta`ala menunjukan kasih sayang terhadap hambaNya dengan memberikan syarat-syarat yang mudah untuk meraih janji-Nya yang sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan dunia dan seisinya.
Seperti yang telah disinggung diatas, bahwa kunci surga itu adalah “Lailaha Illallah” akan tetapi harus digunakan dengan gigi kunci yang lengkap tentunya. Gigi kunci yang dimaksud adalah Syarat-syarat “Lailaha Illallah”.
Syarat-syarat tersebut adalah:
Ilmu, kalimat Lailaha Illallah tidak cukup hanya dibibir saja, akan tetapi harus betul-betul dipahami makna dan kandungannya, hal itu ditegaskan oleh Allah dalam firman-Nya, yang artinya: “Maka ketahuilah bahwa sungguh tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Allah”.
Yakin, mengucapkan “Lailaha Illallah” harus disertai dengan penuh keyakinan tanpa keraguan sedikitpun. Hal itu dapat kita pahami dari firman Allah , Yang artinya: “Sungguh orang-orang mukmin adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya lalu mereka sedikitpun tidak ragu dengan keimanan itu”.
Menerima, ucapan “Lailaha Illallah” harus disertai dengan kesiapan menerima dengan hati dan lisan segala konsekuensi dari kalimat tersebut. Siapa yang menolak sesuatu dari tuntutan kalimat tersebut karena sombong atau dengki maka kalimat itu sama sekali tidak bermanfaat baginya.
Ketundukan dan kepatuhan melaksanakan segala tuntutan kalimat tersebut dengan segenap kemampuan, dalam firmannya Allah telah mengisyaratkan hal tersebut, yang artinya: “Dan barang siapa berserah diri kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat baik sungguh dia telah berpegang pada buhul (tali) yang kokoh”.
Jujur, dimana hendaknya keyakinan dan sikap kita terhadap kandungan kalimat tersebut selalu nampak dalam tiap tingkah laku serta pembenaran dengan hati selalu sesuai dengan ucapan kita. Allah berfirman yang artinya: “Dan sungguh kami telah menguji orang-orang sebelum mereka , maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta”.
Ikhlas, perlu diketahui bersama bahwa penyandang kalimat “Lailaha Illallah” sangat berpantangan dengan yang namanya syirik, riya` (ingin selalu dilihat dan dipuji), segala amal perbuatannya semata-mata mengharapkan ridha Allah Ta`ala. Allah kembali menegaskan dalam firman-Nya, yang artinya: “Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepadanya”.
Cinta, orang yang meyakini Kalimat “Lailaha Illallah” wajib memiliki rasa cinta terhadap kalimat tersebut serta mencintai segala sesuatu yang berkaitan dengan-nya dan membenci semua yang dapat membatalkannya. Allah berfirman, yang artinya: “Dan orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah Ta`ala”.
Jika kita telah mampu merangkai ketujuh syarat tersebut menjadi sebuah mata kunci, maka itu berarti kita telah siap menjadi penghuni surga. Tidak perlu repot mengisi formulir, tidak perlu menyiapkan pas foto sekian kali sekian, tidak perlu tanda tangan dari ketua RT, ataupun RW. Tidak perlu bayar uang yang tak jelas, cukup dengan keinginan, kesadaran, kesungguhan, kesabaran maka kunci pintu perumahan surga siap menanti tentunya dengan Rahmat Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain-Nya.

Bola Hitam Putih

Critanya ada seorang anakcowok tunggal yang ditinggal mati nyokapnyapas ngelahirin dia.Sejak itu bokapnya jadi amat sangatworkaholic sekali dan nggakmarried2 lagi.Ini anak tapi baek hati danlemah lembut walopun cumabareng pengasuh aja.Pas TK, sementara anak2 laen udahpunya sepeda dia masih jalan kaki.Pengasuhnya ngadu ke bokapnya,"Tuan,nggak kasian sama den Bagus ?Masa sepeda nggakpunya... apa tuan juga nggak malu?"Iya..nih..bokapnya tuh tajir bangetdeh. Punya sekian perusahaan..makadipanggillah si anak, ditawarin mausepeda yang kayak gimana merekapa..dan si anak cuma bilang, "Nggakusah repot2 pi, aku dibeliin bolaitem bola putihaja.."Lho kok gitu? Bingung dong bokapnya."Kenapa bola item dan putih?""Nggak usah diterangin deh pi. Kalopapi punya uang yaa..beliin ituaja."Yah, mengingat merekanggak pernah ngobrol jadi papinya nerima2 aja.Nggak berminat lanjutin, maka dibeliinlah tu anak sepeda generasiterbaru saat itu, yang paling canggih,plus bola item dan bola putih.Trus ni anak masukSD lah. Pas itu musim sepatu roda. Sekian lamapengasuh perhatiin, ni anak nggakminta2 dibeliin sepatu roda samapapinya.Sore2 cuma duduk aja. Sepedanya jugaditaruh di gudang. Lagi nggakmusim.Pengasuhnya laporan pandangan matadong ke tuannya hingga si anakdipanggil lagi."Nak, kamu mau dibeliin sepatu rodakayak temen2 kamu? kok nggakbilang2 papi. Nggak masalah cuma belisepatu roda aja...".Si anak bilang,"nggak pi, bola itemdan bola putih saya udah rusak..dibeliin lagi aja..nggak usah belisepatu roda. Lagian lebih murahbola kan pi?"Yee..si papi geram dong.Ni anak ngeremehin papinya sendiri, atau sokmerendah ? So, tetep si papi beliinsepatu roda, plus bola item danbola putih.Selang beberapa taun, ni anakmasuk SMP. Cerita samaterulang. Sekarang temen2nya musimrollerblade. Trend baru. Sementarasore hari, dia masih setia sama sepaturodanya.Pas bokapnya pulang dari luar negridan ngeliat anaknya doang yangpake sepatu roda, si papimalu banget. Gila, rumah gedong, perusahaanbanyak, keluar negri terus...eehanaknya ketinggalan jaman.Besoknya, di kamar anaknya udah adasepasang roller blade baru dengannote: "Biar kamu nggakmalu".Malemnya di ruang kerja papinya adanote balesan: "Pi, kok nggakBeliin bola item dan bolaputih? Aku lebih suka itu."Weleh, si papi pas liatnote itu dongkol tambah bingung. Apaan sihistimewanya bola item dan bola putih?Emang bisa bikin die beken ataunge-tren? Besoknya dan besoknya lagisi papi berkali2 nemuin noteitu....hingga dia nggak tahan danmembelikan anaknya bola item dan bolaputih untuk kesekiankalinya. Bener, setelah dapet tu bola, si anak nggakngerongrong bokapnyalagi.Pas SMA, yang jaraknya radajauh, si anak masih berbis ria,temen2nyaudah ada yang bawa motor en mobil kesekolahan.Suatu hari, tumben papinya di rumah,si anak pulang dianterin temennyayang mau ditebengin.Papi malu banget. Masa cuma untuk anaksatu nggak bisa beliin mobil?Maka ditawarin anaknya. Si anak nolakdengan alasan mobil kurangpraktis, lagian pengenbola item bola putih aja. Si bapak nggak terimapenolakan. Karna anaknya udah gede,bisa berunding.Hingga tercetus keputusan si anakdibeliin motor plus bola item danbola putih tentunya. Dan si bapakkesel juga donk.Udah berapa taun diabeberapa kali beliin dua macem bolaitu tanpa tau kenapa. Tapi si anaknggak ada keinginan dan kemauan ngasihtau sih.Hingga tibalah masa kuliah.Karna seneng dan bangga masuk PTN, si anakdikadoin mobil. Sampe beberapa bulansi anak masih naek motoor aja.Kuliah, pacaran, naek motor aja.Pacarnya juga bingung, kan dia punyamobil? Ditanya sama pacarnya, dijawab,abis papi nggak beliin bolaitem bola putih.Nggak ngerti anak sendirisih!So, pas makan malem bersama, si pacarbilang sama papi, kenapa si omnggak beliin bola item bolaputih.Si papi sebenernya sensitif sama parabola itu..huh..sampe pacar anakgue nyuruh2..ditanya dongkenapa.Si pacar bilang kalo mobilnya nggakakan dipake selama nggak dikasihbola itu juga.Papi bingung dong, di kamar anaknyaudah segitu banyak bola item bolaputih. Buat apa sih, pikir papi.Tapidemi gengsi, anak orang lho yangnanya, makabesoknya udah ada bola item bola putihbuat anaknya.Suatu hari anaknya gaul kepuncak bawa mobil, sama pacarnya. Yah,namanya anak muda, pas lagi di jalan,sipacar nyium dia en dia jadigrogi dan kecelakaan!! !Segera di bawa ke rumah sakit, si papi juga ditelponsama rumah sakitnya.Tabrakannya parah. Merekaberdua nggak ada yang pakeseatbelt, yang cewek mati seketika danni cowok udah sekarat.Si papi dateng ke RS..."gimana dok,anak saya?"Dokter (dengan tampang empati penuhduka cita) :"Maaf pak, kami tidakdapat berbuat banyak.. sepertinyamemang sudah waktunya... sebaiknyabapak manfaatkan waktuterakhir.."Perlahan si bapak masuk, nyamperinanaknya.. "Pap, maafin saya..nggakhati2 bawa mobilnya.."si anak juga nangis karnapacarnya nggak tertolong.Si papi nenangin dia...akrablah duamanusia itubeberapa saat. Hingga si papiberanggapan inisaat terakhir. Dia inget penasaran diatentang kenapa si anak selamaini selalu minta bola item bolaputih."Nak, maafin papi selama ini yangselalu sibuk..kamu jadikesepian.... maafin papi, nak. Nggaksempet jadi orang tua yang baik."Anaknya jawab,"nggak apa-apa pi, sayangerti kok..Cuma sempet keselkalo papi punya uang lebih malahbeliin yang macem2....saya cuma mintabola item dan bola putih ajakan ?"Si papi rasa timing-nyatepat nih, "KENAPA SIH KAMU SELALU MINTA BOLAITEM BOLA PUTIH... ADA APADENGAN BOLA2 ITU sih…..?"(pembaca juga penasaranya..?)Si anak jawab denganterpatah2 dan susah banget, abis udah sekarat danmasanya udah hampirsampe..."sebabpi...saya..saya. .saya..."*hep..hep..hep*Kepalanya rebah dan nafasnyailang.Si anak udah meninggal sebelum kasihtau papinya.Nah, si papi aja yang udah hidupbareng anaknya bertahun tahun nggaktau...apalagi saya yang cumabercerita?GIMANA? Kesel ngak sih?Tabokinaja yang pertama kali cerita,tapimaapin yang "forward" inikarena saya juga korban nih, nggakenak jadi korban sendirian.:)JJ......

TDW Mastery - Pensiun Muda Melalui Bisnis



Pensiun muda, yang penting dalam bisnis dan anda ingin pensiun muda. Model bisnis ini yang dikatakan Roberrt Kiyosaki, bukan berapa banyak. Tetapi yang penting seberapa cepat. Contohnya sewaktu saya ngajar di Jepang untuk nasabah City Goal, yang punya 1.000.000 US keatas tabungannya lalu di bayari oleh City Bank dan Robert Kiyosaki ngajar disana. Ada dua ratus orang waktu itu yang organiser nya. Tanya nanti si Robert Kiyosaki.
Mau ngajar apa? Itu yang di ajar sudah kaya – kaya benar, salah satu yang di ajar dia ngomong gini, anda seneng mana punya penghasilan 100.000 US atau 10.000 US? kalau bisa dua – duanya, itu sudah ikut seminar saya. Tetapi begini ketika mereka ngomong Robert saya pilih 100.000 US, “you not get the idea” pantesan kamu miskin! 1.000.000 US di anggap miskin. Robert Kiyosaki keras sekali kalau mengajar terkadang bentak orang. pantesan kamu malas dan pantesan uang kamu di taruh di City Bank. Bunganya 0,1 persen tidak di kasih bunga juga mau, celaka besok tidak mau nabung lagi. Kamu ini bukan berapa besar, tapi seberapa cepat. 
Percuma kalau kamu punya duit 100.000 US, dapetnya 50 tahun. Lebih baik 10.000 US permenit, anda selalu tanya berapa cepat kita bisa menghasilkan, dan bisa sampai lebih cepat anda baru bisa pensiun! Kalau anda tidak waspada tentang waktu anda tidak bisa sukses.


Action Plan :
1. Umur berapa Anda ingin pensiun?
2. Bagaimana Model bisnis Anda?
3. Seberapa cepat?


Demikian dari Saya, Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis sebuah eBook TDW University – Business Session karya mentor Saya Tung Desem Waringin sebuah panduan untuk meningkatkan kekayaan Anda. Segera klik <a href="http://tdwmastery.com/bm/?id=25086">TDW Mastery</a>, 
Anda bisa mendapatkannya di sini : 
http://tdwmastery.com/bm/?id=25086

TDW Mastery - Membuat Nilai Tambah dalam Bisnis


Dalam bisnis ini kita harus selalu mempunyai nilai tambah, sebetulnya nilai tambah itu secara garis besar di bagi tiga. Anda hanya bisa ambil dua , jarang sekali anda bisa tiga tiganya. Ini saya ambil dan belajar dari Michael Tracy bagaimana ”Double Digit Grow”. Ini buku yang sangat bagus dan bagaimana kita tumbuh dua kali lipat. Dia cerita tentang IBM dan perusahaan yang tumbuhnya cuma dua sekian persen tapi ada juga yang 11% dan 20%,dan terus tumbuh. Dan ada Jhonson n jhonson yang tumbuh selama 59 tahun bisnis nya terus tumbuh dan tumbuh terus. Dan saya pun masih terus harus belajar, disini dikatakan oleh Michael Tracy ada tiga keunggulan bisnis.
Satu adalah murah, anda dengan operasional yang paling ringkes dan paling efisien anda bisa murah. Bisa seperti toko buku saya, satu keunggulannya adalah murah, parkir gratis dan segala macam yang lainnya, yang kedua keunggulan berikutnya adalah unggul dalam mutu produk – produk anda, dahsyat luar biasa , mutunya lebih baik di banding yang lain, yang ketiga adalah servisnya atau pelayanannya. Hanya tiga menurut dia dan servis itu termasuk kecepatan..
Action Plan :
1. Apa nilai tambah Perusahaan Anda?
2. Bagaimana di banding dengan Perusahaan kompetitor?
3. Buat nilai tambah yang dapat meningkatkan penjualan
Demikian dari Saya, Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis sebuah eBook TDW University – Business Session karya mentor Saya Tung Desem Waringin sebuah panduan untuk meningkatkan kekayaan Anda. Segera klik <a href="http://tdwmastery.com/bm/?id=25086">TDW Mastery</a>, 
Anda bisa mendapatkannya di sini : 
http://tdwmastery.com/bm/?id=25086

TDW Mastery - Bagaimana Berhasil Menjadi True Business Owner

Salah  satu tes apakah “Business Owner” atau “Self-employee” yang memiliki business sesungguhnya adalah bila bisnis tadi kita tinggal satu tahun, bisnis tadi bertambah besar atau rugi, (bisakah anda meninggalkan bisnis anda selama satu tahun atau lebih dan saat kembali menemukannya lebih menguntungkan serta berjalan dengan baik daripada ketika anda pergi?).
Bagaimana bisnis kita berkembang dengan atau tanpa kita ?
Menurut Robert Kiyosaki untuk berhasil menjadi “Business Owner” diperlukan :
A. Pengendalian sistem
B. Kemampuan memimpin orang.
Banyak orang merasa bahwa yang paling penting adalah produk atau jasanya. Ini tidak mutlak benar.
Jutaan orang bisa membuat burger lebih enak dari Mc. Donald tapi hanya Mc. Donald yang mempunyai system yang telah menyajikan milyaran burger.
Menurut saya ada 3 sistem yang diperlukan untuk membuat perusahaan menjadi dahsyat :
1. Sistem sumber daya manusia termasuk pembinaan, reward dan punishmentnya.
2. Sistem kontrol (kontrol arus kas, kontrol kedisiplinan, kontrol keuangan , administrasi, dll).
3. Sistem marketingnya.

Sistem adalah urut-urutan kerja yang logis dan menghasilkan.
Untuk memilih orang-orang yang tepat menurut saya ada 3 kualitas yang diperlukan, yaitu :
1. Passion
2. Integrity
3. Skill

Demikian dari Saya, Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis sebuah eBook TDW University – Business Session karya mentor Saya Tung Desem Waringin sebuah panduan untuk meningkatkan kekayaan Anda. Segera klik <a href="http://tdwmastery.com/bm/?id=25086">TDW Mastery</a>,
Anda bisa mendapatkannya di sini :
http://tdwmastery.com/bm/?id=25086